Jika ditanya modal pasti semuanya tergantung bagaimana kita mampu memanfaatkan setiap kesempatan yang ada. Besar kecilnya modal fisik tidak akan berpengaruh besar kepada hasilnya, tapi modal tekad adalah yang utama. Modal kecil dengan tekad yang bsar akan lebih baik daripada modal besar tanpa tekad. Jujur modal fisik yang saya keluarkan hanyalah 25$, karena memang semuanya hanya tergantung kesungguhan saya dalam membuat kesempatan menjadi keberhasilan. Modal saya secara terperinci adalah sebagai berikut :

Laptop

Laptop merupakan modal bagi saya, karena memang laptop atau komputer merupakan media saya untuk menuling code-code pemrogaman dan mengimplementasikanya menjadi sebuah aplikasi. Saya sendiri mempunyai laptop ini sudah sejak agustus 2016. Laptop saya Asus TP201SA, memang bukan laptop yang sesuai untuk programer karena prosesor yang kurang baik. Jadi saya tidak menyarankan laptop ini. Sebagai softwarenya saya menggunakan Android Studio. Pada dasarnya banyak cara membuat aplikasi android tapi menurut saya Android Studio adalah yang terbaik, bukan karena kemudahan tetapi karena fleksibelitasnya. Untuk ujicoba saya menggunakan emulator android memu yang sudah disinkronkan dengan android studio.

Ilmu

Ilmu merupakan bukan modal pertama tetapi merupakan modal yang paling utama. Saya mendapat ilmu pemrogaman android secara otodidak tanpa ada ahli yang mengajari saya secara langsung, karena memang pendidikan saya bukan tentang IT. Ilmu yang saya dapatkan sebagian besar berasal dari situs-situs terkenal baik dalam negeri ataupun luar negeri. Untuk dalam negeri biasanya saya mengunjungui okedroid dan twoh, sedangkan untuk situs luar negeri saya biasanya mengunjungi situs tutsplus dan stackoverlow.

25$

Setelah membuat aplikasi tentu saja kita membutuhkan media untuk menyebarluaskan aplikasi buatan kita, dan jawabanya adalah play store. Tidak seperti Pasar App android lainnya, Google Play Store sangat luas dan sekitar 99% Android pasti terinstall google play store. Oleh karena itu tidak rugi jika kita harus mengeluarkan 25$ untuk dapat mengupload aplikasi. Hal ini memang terbukti dari play store saya mendapatkan sekitar 35.000 downloader dan sekitar 15.000 pengguna aktif.

Tahun 2017 menjadi awal bagi saya untuk membuat sebuah aplikasi android. Kenapa aplikasi android ?, Kenapa tidak blog saja ?, saya sadari bahwa setiap orang mempunyai minat dan bakat masing-masing, jujur saja saya tidak suka dengan menulis, saya lebih suka ke sesuatu yang sifatnya progamming. Sebenarnya saya sudah mulai menekuni dunia pemograman sejak SMP, waktu itu saya ingat betul mempelajari bahasa pemograman python di HP Symbian saya. Zaman dulu OS Android belum begitu populer dan Symbianlah yang paling nge trend waktu itu. Semenjak SMA saya sudah mempelajari bagaimana cara membuat aplikasi android, akan tetapi karena terbatasnya waktu jadi aplikasi android saya tidak pernah selesai. Dikarenakan motivasi saya untuk dapat mencari uang sendiri saya sangat tinggi, bahkan pada waktu itu saya berniat membuat usaha kecil-kecilan tetpai karena keterbatasan modal,biaya dan waktu, akhirnya saya urungkan niat tersebut.
Pada bulan juni 2017, saya putuskan untuk bersungguh-sungguh membuat aplikasi sebagai langkah saya mendapat sebuah penghasilan. Aplikasi pertama yang saya buat adalah Soal Matematika kelas 1 SD. Mungkin akan timbul pertanyaan “Kenapa harus aplikasi edukasi untuk SD?”, saya berfikiran bahwa dunia edukasi tidak akan pernah ada habisnya, setiap generasi pasti mengenyam pendidikan. Oleh karena itu saya memutuskan membuat aplikasi edukasi untuk SD. Selain itu setiap tahun tentu saja ada anak baru yang masuk SD dan tentu saja aplikasi saya bisa dipergunakan. Bulan Juni dan Juli adalah bulan yang melelahkan bagi saya karena saya berusaha keras menyelesaikan aplikasi tersebut. Saya tidur jam 2 malam, setiap ada kesempatan pasti saya gunakan untuk menulis database dan bahkan ketika teman-teman saya lebih ke arah hiburan ataupun bersenang-senang, saya hanya memilih untuk sendirian menyelesaikan aplikasi yang saya buat. Selain itu yang membuat saya terpukul adalah ketika beberapa aplikasi saya sudah saya upload di play store ternyata peminatnya masih sedikit dan penghasilan saya pada waktu itu, sebulan tidak cukup untuk makan satu kali. Akhirnya setelah berhasil menyelesaikan aplikasi sampai Soal kelas 6 SD, saya berfikiran untuk membuat aplikasi yang lebih banyak peminatnya. Pada pertengahan agustus saya memutuskan untuk membuat aplikasi Tes CPNS. Dari aplikasi tersebut saya sedikit memperoleh harapan karena dengan itu penghasilan saya meningkat drastis. Akhirnya sampai sekarang saya belum mampu membuat aplikasi baru. Mungkin yang dikatakan orang bahwa ketika kamu gagal, itu merupakan cambuk besar untuk membuatmu lebih baik lagi, dan ketika kamu nyaman itu adalah jebakan hidup untuk kegagalanmu.