Membangun Indonesia

Bagaimana Indonesia bisa maju?

 

Sudah menginjak 73 Tahun Indonesia, bagaimanakah kondisi Indonesia saat ini?. Mungkin banyak yang berfikir ke arah yang positif bahwa Indonesia saat ini sudah sangat membanggakan. Hal ini tidak mungkin disalahkan karena memang perspektif seseorang berbeda-beda. Tergantung bagaimana cara pandang dan lingkungan masing-masing. Mungkin orang berfikir bahwa Indonesia sangat maju karena yang bersangkutan tinggal di daerah perkotaan. Tetapi ada juga yang berfikir bahwa Indonesia sama sekali belum maju karena tinggal di daerah terpencil. jadi siapa yang perlu disalahkan?. Jawabanya tidak ada yang bisa disalahkan. Karena memang Indonesia merupakan tanggung jawab kita bersama. Jika ada yang bingung kenapa kesenjangan kehidupan di Indonesia sangat tinggi. Ya, karena Indonesia sangatlah luas, banyaknya budaya dan terbatasnya Sumber Daya Manusia. Ketika terjadi kesenjangan dan anda menyalahkan seseorang, maka timbul pertanyaan, “Kenapa anda tidak mengubahnya sendiri?”

Mulailah dari diri sendiri. Jika kita terus saja melihat seseorang maka kita tidak akan sadar bahwa kitalah yang selama ini lemah. Jika kita terus menkritik orang lain maka kapan kita akan menjadi lebih baik. Maka dari itu kenapa kita tidak mencoba menjadi “Agen Of Change”. Indonesia saat ini membutuhkan pihak yang mampu memberikan inovasi-inovasi penunjang kehidupan. Masyarakat masih berfikir bahwa bekerja adalah menjadi karyawan, buruh dan lain sebagainya. Pemikiran bekerja lebih kepada cara berfikir untuk mendapatkan uang bukan menghasilkan suatu hasil. Sehingga dari pemikiran itu banyak tumbuh Industri Asing yang karyawanya didominasi dari amsyarakat. Tentu saja hal ini tidaklah salah, akan tetapi bagaimana negara ini bisa maju jika hal seperti ini terus saja terjadi. Indonesia hanya akan menjadi pekerja bukan pemimpin. Kita membutuhkan seseorang yang internal yang mampu menciptakan sebuah lapangan pekerjaan bukan menjadi pekerja kasar. Indonesia membutuhkan lebih banyak lagi Chairul Tanjung, William Tanuwijaya,┬áNadiem Makarim, Achmad Zacky, dan masih banyak yang lainnya. Dengan begitu maka akan timbul pemimpin-pemimpin para penggerak roda kehidupan.

Pemikiran masyarakat sekarang masih berfikir bahwa “kita hidup ya hidup saja”, memang tidak dapat disalahkan, akan tetapi alangkah bagusnya ketika kita mempunya pemikiran bahwa ” saya hidup agar berguna bagi orang banyak”. Tanpa kita sadari bahwa di Indonesia saat ini terjadi kesenjangan yang sangat tinggi, ada yang mendapatkan uang dengan mudah, dan disisi lain ada yang mendapatkan uang dengan sangat susah. Hal seperti inilah yang diharapkan mampu berkurang. Caranya adalah dengan memperkenalkan sumber kehidupan yang lebih baik. Hal ini mungkin sederhana akan tetapi mungkin sangat bermanfaat bagi orang yang sedang membutuhkan.

Pandangan para pembaca mungkin saya adalah orang yang “sok”. Saya bukanlah orang yang seperti, saya hanya mencoba berkarya dengan cara sharing kepada para pembaca apa yang saya ketahui. Bukan berarti saya pintar ataupun lebih daripada pembaca, karena saya hanyalah orang bisa dan bahkan mungkin lebih “rendah” dari pada pembaca sekalian. Untuk lritik, saran dan lain sebagainya dapat disampaikan dengan cara mengirimkan email ke gustysetyono@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *