(Semester2-Tugas Preskripsi)-Haloperidol

NAMA           : DINDA MAHARANY

NIM                : 172210101072

KELAS          : A

 

HALOPERIDOL

INDIKASI

            Mengatasi skizofenia, mengurangi gejala sindrom tourette seperti pengucapan vokal dan gerakan otot yang tidak terkontrol pada anak-anak dan orang dewasa, mengatasi masalah perilaku yang parah pada anak.

 

KEKUTAN SEDIAAN

  • Injeksi (minyak) sebagai decanoate : 50 mg/ml ; 100 mg/ml
  • Injeksi (larutan) sebagai laktat : 5 mg/ml
  • Oral (larutan) : 2 mg/ml
  • Oral (tablet) : 0,5mg , 1mg, 2mg, 5mg, 10mg, 20mg.

 

BENTUK SEDIAAN

  • Minyak (Injeksi)
  • Larutan (Injeksi)
  • Larutan (Oral)
  • Tablet (Oral)

 

DOSIS

  • Anak-anak : 3-12 tahun (15-40kg)
    • Penggunaan awal : 0.5 mg/hari
    • Ditingkatkan
  • Anak-anak : 6-12 tahun
    • 1-3 mg / dosis (setiap 4-8 jam)
    • 15 mg/kg/hari
  • Dewasa
    • Oral : 0.5 – 5 mg 2-3kali/hari
    • Maksimum : 30mg/hari
    • M. (sebagai laktat) : 2-5 mg setiap 4-8 jam
    • M. (sebagai decanoate)
      • Awal : 10-20 kali tiap hari dosis oral. Dilakukan selama 4 minggu
      • Perawatan : 10-15 kali dosis oral. Digunakan untuk menstabilkan gejalak psikis.

 

EDUKASI PASIEN

  • Simpan pada suhu ruang, jauhkan dari cahaya langsung dan tempat yang lembab.
  • Harap berhati-hati bagi penderita gangguan jantung, gangguan pembuluh darah, gangguan sistem saraf pusat, glaukoma, sindrom mulut kering, atau penyakit Alzheimer.
  • Orang-orang lanjut usia yang menderita demensiatidak boleh mengonsumsi obat ini.
  • Harap berhati-hati dan beri tahu dokter jika sedang menjalani pengobatan dengan obat antikonvulsan(antikejang) dan obat pengencer darah.
  • Apabila terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah menggunakan haloperidol, segera temui dokter.
  • Haloperidol dapat diserap ke dalam ASI. Bila sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter.
  • Haloperidol tablet dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan. Jika diresepkan dalam bentuk tablet, gunakan air putih untuk mempermudah menelan obat ini. Untuk haloperidol dalam bentuk obat tetes minum, konsumsi sesuai takaran pada botol atau kemasan obat. Jangan menggunakan takaran lain untuk mengonsumsi obat ini. Sedangkan, untuk haloperidol dalam bentuk suntik, pemberian obat harus dilakukan oleh petugas medis.

 

AUXILIARY LABEL

 

 

 

Tidak ada penelitian yang memadai mengenai risiko penggunaan obat ini pada ibu hamil atau menyusui. Selalu konsultasikan kepada dokter untuk mempertimbangkan potensi manfaat dan risiko sebelum menggunakan obat ini. Obat ini termasuk ke dalam risiko kehamilan kategori C (mungkin berisiko) menurut US Food and Drugs Administration (FDA)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *