(Semester2-Tugas Preskripsi)-Omeprazole

NAMA            : AINUN NAZIZAH

NIM                : 172210101017

KELAS           : A

 

TUGAS PRESKRIPSI

 

  1. Nama Obat

OMEPRAZOLE

 

  1. Indikasi Kegunaan
  • Mengobati gejala penyakit gastroesophageal reflux (GERD) misalnya mulas.
  • Mempercepat penyembuhan esophagitis erosive (kerusakan kerongkongan yang disebabkan oleh asam lambung)
  • Pengobatan jangka pendek dan mengurangi gejala-gejala ulkus lambung aktif yang jinak.
  • Mengobati tukak lambung dan tukak duodenum yang terkait dengan AINS.
  • Regimen eradikasi pylori pada tukak peptic
  • Pengobatan jangka Panjang dari sindrom Zollinger Ellison, multiple adenoma endokrin, atau sistemik mastositosis pada dewasa.
  • Digunakan untuk mengurangi risiko pendarahan saluran cerna atas pasa pasien sakit kritis.

 

  1. Kekuatan Sediaan
  • Omeprazole kapsul 20 mg.
  • Omeprazole vial 40 mg + ampul 10 ml pelarut.

 

  1. Bentuk Sediaan
  • Kapsul
  • Kapsul extended release (kapsul lepas lambat)
  • Tablet extended release
  • Serbuk untuk suspense oral
  • NG tube (nasogastric)
  • Injeksi omeprazole

 

  1. Dosis
  • Dosis dewasa untuk ulkus duodenum :

20 mg oral sekali sehari sebelum makan.

 

 

 

  • Dosis dewasa untuk Helicobacter pylori infeksi :
  • Terapi ganda dengan antibiotic : omeprazole 40 mg oral sehari sekali (di pagi hari) ditambah klaritromisin 500 mg secara oral 3 kali sehari selama 14 hari. Pada hari ke-15, omeprazole 20 mg oral sekali sehari di pagi hari hingga hari ke-28.
  • Terapi triple : oral (kapsul extended release)

Omeprazole 20 mg dua kali sehari (pagi dan sore) selama 10 hari dalam kombinasi dengan amoksisilin 1000 mg dan klaritromisin 500 mg.

 

  • Eradikasi Helicobacter pylori pada anak :

Usia 1-12 tahun : 1-2 mg/kg bb sekali sehari.

DM : 40 mg/hari.

 

  • Dosis untuk maag lambung :

40 mg oral sekali sehari sebelum makan selama 4-8 minggu.

 

  • Dosis untuk esophagitis erosive :

20 mg oral sekali sehari sebelum makan.

 

  • Dosis untuk Sindrom Zollinger-Ellison :

Awal : 60 mg oral sekali sehari.

Pemeliharaan : dosis hingga 120 mg 3 kali sehari.

Dosis lazim : 20-120 mg sehari (diatas 800 mg dalam 2 dosis terbagi)

 

  • Dosis untuk Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Awal : 20 mg oral sekali sehari sebelum makan selama 4-8 minggu.

Pemeliharaan : pengobatan jangka Panjang dengan dosis 10-20 mg/hari.

 

  • Dosis untuk adenoma endokrin :

Awal : 60 mg oral sekali sehari sebelum makan.

Pemeliharaan : dosis hingga 120 mg 3 kali sehari.

 

  • Dosis untuk mastositosis sistemik :

Awal : 60 mg oral sekali sehari sebelum makan.

Pemeliharaan : dosis hingga 120 mg 3 kali sehari.

 

  • Dosis untuk dyspepsia :

Pencegahan mulas sering : 20 mg oral sekali sehari sebelum makan selama 14 hari.

Anak-anak > 1 tahun > 20 kg : 10 mg sekali sehari.

 

  • Dosis pediatric Omeprazole untuk GERD :

Oral (kapsul lepas lambat) : anak-anak > 2 tahun < 20 kg : 10 mg sekali sehari. Dengan berat ≥ 20 kg : 20 mg sekali sehari.

 

  • Dosis pediatric omeprazole untuk esophagitis erosive :

Oral (kapsul lepas lambat) : ank-anak > 2 tahun < 20 kg : 10 mg sekali sehari. Dengan berat ≥ 20 kg : 20 mg sekali sehari.

 

  1. I.E (Komunikasi, Informasi, Edukasi)
  • Omeprazole bukan untuk bantuan dari gejala sakit maag.
  • Jangan menghancurkan, mengunyah tablet omeprazole.
  • Telan tablet dalam keadaan utuh.
  • Minum obat 30-60 menit sebelum makan, sebaiknya pagi hari.
  • Efetivitas PPi dapat turun pada perokok.
  • Walaupun gejala-gejala dapat segera membaik, terapi obat harus tetap diteruskan selama waktu tertentu.
  • Beberapa kondisi yang diobati perlu dengan kombinasi dari omeprazole dan antibiotic.
  • Gunakan semua obat seperti yang diarahkan oleh dokter.
  • Jangan mengubah dosis pengobatan tanpa saran dokter.
  • Obat ini akan memberikan efek penuh setelah pemakaian 4 hari.
  • Cari bantuan medis darurat jika anda memiliki nyeri dada atau rasa berat, nyeri menyebar ke lengan atau bahu, mual, berkeringat dan perasaan sakit umum.
  • Tanyakan dokter atau apoteker apakah aman bagi Anda untuk mengambil omeprazole jika Anda memiliki penyakit atau penyakit jantung, atau rendahnya tingkat magnesium dalam darah Anda.
  • Berdasarkan FDA (Food Drug Association) obat ini masuk dalam kategori C pada wanita hamil. Tidak diketahui apakah omeprazole akan membahayakan bayi yang belum lahir.
  • Katakana kepada Dokter And ajika Anda sedang hamil atau merencanakan untuk hamil ketika menggunakan obat ini. Omeprazole dapat masuk ke dalam ASI dan dapat membahayakan bayi menyusui.
  • Jangan memberikan obat ini kepada seorang anak dibawah 1 tahun tanpa saran dari dokter.
  • Apabila anda melupakan satu dosis obat ini, minum sesegera mungkin. Namun bila sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupakan dan kembali ke jadwal dosis yang biasa. Jangan menggandakan dosis.
  • Simpan omeprazole pada suhu kamar, jauh dari kelembapan dan panas matahari langsung.
  • Efek samping ringan dari omeprazole :
  • Demam
  • Tenggorokan sakit
  • Sakit perut (mual, muntah, diare)
  • Sakit kepala, pusing, kebingungan, merasa gelisah
  • Kejang (konvulsi)
  • Kesulitan bernafas
  • Otot kram, kelemahan otot atau perasaan lemas
  • Denyut jantung tidak menentu

 

  1. Auxiliary Label

  • Omeprazole dengan bentuk sediaan kapsul, kapsul extended release, dan tablet extended release :

Obat harus ditelan secara utuh, tidak mengunyah atau menghancurkannya. Diminum dengan segelas air putih minimal 30 menit sebelum makan. Hal ini bertujuan agar omeprazole dapat terserap secara optimal oleh tubuh,

 

  • Omeprazole dengan bentuk sediaan serbuk untuk suspense oral :

Serbuk dilarutkan dalam 15 ml air, aduk rata dan menelan seketika. Bilas wadah dengan lebih banyak air dan menelannya untuk memastikan konsumsi dosis telah lengkap.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *